Kamis, 23 Mei 2019

Tugas


1. Penjelasan Struktur Andara Hubungan BUS Beserta Contoh

Gambar 1

Penjelasan struktur antar hubungan BUS

BUS Merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat. BUS Merupakan media transmisi yang dapat di gunakan bersama. Sejumlah perangkat yang terhubung ke BUS, dan suatu signal yang di transmisikan oleh salah satu perangkat ini dapat di terima oleh salah satu perangkatnya ke BUS. Ila dua uah perangkat melakukan transmisi dalam waktu yang Bersama, maka Signal – Singnalnya akan bertumpang tindih dan menjadi rusak. Umumnya sebuah BUS teridi dari sejumlah lintasan komunikasi atau saluran. Masing – Masing saluran dapat mentransmisikan signal yang menunjukkan biner 1 dan biner 0. Serangkaian digit biner dapat di transmisikan melalui saluran tunggal. Dengan mengumpulkan beberapa saluran dari sebuah BUS dapat di gunakan menstransmisikan biner secara bersamaan ( Secara Paralel ). Misalnya sebuah satuan data 8 bit dapat ditransmisikan melalui BUS 8 Saluran. Menurut Fungsinya, BUS di klasifikasikan menjadi 3 Yaitu :

-         Bus Data
Saluran yang memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul system. Umumnya BUS data terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran di kaitkan dengan lebar BUS data, Karena pada suatu saat tertentu masing – masing saluran hanya dapat membawa 1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan pada suatu saat. Lebar BUS data merupakan factor penting dalam menentukan kinerja system secara keseluruhan. Bila BUS data lebarnya 8 bit, dan setiap instruksi panjangnya 16 bit, maka CPU harus 2 kali mengakses modul memori dalam setiap siklus instruksinya.

-         Bus Alamat
Di gunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada BUS data, Misalnya CPU akan membaca sebuah word ( 8, 16, 32 bit ) data dari memori, maka CPU akan menaruh alamat word yang di maksud pada saluran alamat. Lebar BUS alamat menentukan kapasitas memori maksimum system. Selain Itu Umumnya saluran alamat juga di gunakan untuk mengalami  Port – port I/O

-         Bus Kontrol
Digunakan untuk mengontrol akses ke saluran alamat, Penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat digunakan bersama oleh seluruh komponen, Maka harus ada alat untuk mengontrol penggunaannya, Signal – signal kontrolmelakukan transmisi baik perintah maupun informasi pewaktuan di antara Modul – modul system.

Jenis Saluran Kontrol Tugas


Memory Write : Memerintahkan data pada bus akan dituliskan ke dalam lokasi alamat


Memory Read : Memerintahkan data dari lokasi alamat ditempatkan pada bus data


I/O Write : Memerintahkan data pada bus dikirim ke lokasi port I/O


I/O Read : Memerintahkan data dari port I/O untuk ditempatkan pada bus data


Transfer ACK : Menunjukkan data telah diterima dari bus atau data telah ditempatkan pada bus

Bus Request : Menunjukkan bahwa modul memerlukan kontrol bus

Bus Grant : Menunjukkan modul yang melakukan request telah diberi hak mengontrol bus

Interrupt Request : Menandakan adanya penangguhan interupsi dari modul

Interrupt ACK : Menunjukkan penangguhan interupsi telah diketahui CPU

Clock Mengontrol  : untuk sinkronisasi operasi antar modul


Reset : Menginisialisasi seluruh modul



Contoh



Bus ISA


Industri computer personal lainnya merespon perkembangan ini dengan mengadopsi standarnya sendiri, bus ISA (Industry Standar Architecture), yang pada dasarnya adalah bus PC/AT yang beroperasi pada 8,33 MHz. Keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini tetap mempertahankan kompatibilitas dengan mesin-mesin dan kartu-kartu yang ada.

Bus USB


Semua perangkat peripheral tidak efektif apabila dipasang pada bus kecepatan tinggi PCI, sedangkan banyak peralatan yang memiliki kecepatan rendah seperti keyboard, mouse, dan printer. Sebagai solusinya tujuh vendor computer (Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC, dan Northen Telecom) bersama-sama meranccang bus untuk peralatan I/O berkecepatan rendah. Standar yang dihasilakan dinamakan Universal Standard Bus (USB).

2. Penjelasan Tentang Arsitektur BUS Jamak Tradisional


Gambar 2


BUS Jamak Tradisional, Prosesorm,Cache memori dan memori utama terletak pada bus terdiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki karakteristik pertukaran data yang tinggi.

Pada Arsitektur berkinerja tinggi, Modul – modul I/O diklasifikasikan menjadi dua, Yaitu :

- Memerlukan transfer data berkecepatan tinggi
- Memerlukan transfer data berkecepatan rendah

Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi di sambungkan dengan BUS berkecepatan tinggi pula, Modul yang tidak memerlukan Transfer data cepat di sambungkan pada BUS Ekspansi.




Gambar 3

4. Penjelasan Tentang Arsitektur Bus Jamak Kinerja Tinggi
Keuntungan Hirarki BUS Jamak kinerja tinggi

BUS berkecepatan tinggi lebih terintegrasi dengan prosesor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar